Nasyiah DIY

Nasyiatul ‘Aisyiyah Wilayah D.I. Yogyakarta mendukung Kesiapsiagaan Bencana: Relawan Dukungan Psikososial Siap Bertugas

Nasyiatul ‘Aisyiyah Wilayah D.I. Yogyakarta mendukung Kesiapsiagaan Bencanna

D.I. Yogyakarta, 10 September 2023 – Organisasi otonom Muhammadiyah, Nasyiatul ‘Aisyiyah, telah mengambil langkah signifikan dalam mengintegrasikan visi dan misinya ke dalam kegiatan penanggulangan bencana. Dalam Training of Facilitator (TOF) Psychosocial yang diselenggarakan oleh Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa D.I. Yogyakarta (MDMC:MUHAMMADIYAH DISASTER MANAGEMENT CENTER) pada 9-10 September 2023, perwakilan dari Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah D.I. Yogyakarta (PWNA D.I.D.I. Yogyakarta) telah berpartisipasi aktif. Pelatihan ini membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan untuk memberikan dukungan psikososial kepada individu dan masyarakat yang terkena dampak bencana atau situasi krisis. Dukungan psikososial ini diharapkan dapat menurunkan resiko gejala psikososial hingga gangguan kesehatan mental karena dampak terjadinya bencana.

 

Nasyiatul ‘Aisyiyah: Gerakan Putri Islam yang Berarti

Nasyiatul ‘Aisyiyah adalah organisasi kader yang berfokus pada pengembangan pribadi putri Islam yang berarti bagi agama, bangsa, dan negara. Visi mereka adalah menciptakan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya melalui pencerahan dan pemberdayaan perempuan. Untuk mewujudkan visi ini, mereka memiliki misi yang mencakup pelaksanaan dakwah Islam, pencerahan, pemberdayaan perempuan, dan berkontribusi pada perjuangan Muhammadiyah.

TOF Psychosocial: Dukungan Psikososial dalam Konteks Bencana

TOF Psychosocial adalah pelatihan yang dirancang khusus untuk melatih relawan dalam memberikan dukungan psikososial. Dukungan ini mencakup berbagai aspek, seperti manajemen kesehatan mental, pemulihan psikologis, identifikasi dan penanganan dampak psikologis yang muncul akibat bencana atau situasi krisis. Dalam pelatihan ini, perwakilan PWNA D.I. Yogyakarta yang hadir memperoleh pemahaman mendalam tentang berbagai aspek yang terkait dengan dukungan psikososial.

Integrasi Visi dan Misi dalam Dukungan Psikososial

Salah satu poin penting dalam partisipasi PWNA D.I. Yogyakarta dalam TOF Psychosocial adalah bagaimana visi dan misi Nasyiatul ‘Aisyiyah terintegrasi dalam konteks dukungan psikososial. Berikut adalah beberapa cara di mana integrasi ini terjadi:

  1. Pemberdayaan Perempuan: Kegiatan dukungan psikososial harus sensitif terhadap gender dan peran penting perempuan dalam situasi bencana. Ini sejalan dengan misi Nasyiatul ‘Aisyiyah dalam pemberdayaan perempuan dan peningkatan martabat mereka.
  2. Binaan Pribadi yang Berarti: Pelatihan TOF Psychosocial membantu membangun keterampilan relawan dalam manajemen kesehatan mental, yang sesuai dengan misi Nasyiatul ‘Aisyiyah dalam membina pribadi yang berarti dan berkontribusi positif pada masyarakat.
  3. Kontribusi pada Pembangunan Kembali: Relawan yang telah terlatih dalam psikososial siap untuk menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah. Dalam konteks bencana, dukungan psikososial merupakan langkah penting dalam membantu individu dan masyarakat pulih dan berkontribusi pada proses pembangunan kembali.

 

Kegiatan TOF Psychosocial

TOF Psychosocial merupakan kegiatan yang berlangsung selama dua hari dengan beragam materi yang disampaikan kepada peserta. Berikut adalah rangkaian kegiatan TOF Psychosocial:

 

Hari Pertama:

– Registrasi dan Pembukaan: Kegiatan dimulai dengan registrasi peserta dan pembukaan resmi oleh MC, diikuti dengan sambutan dari Ketua Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa D.I. Yogyakarta.

– Paparan dari Lazismu PWM DIY: Peserta mendapatkan pemahaman tentang manajemen bencana dan peran Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana.

– Materi PSEAH (Protection from Sexual Exploitation and Abuse and Harassment): Materi ini membahas pentingnya perlindungan dari eksploitasi dan pelecehan seksual dalam konteks bencana.

– Konsep Dasar dan Prinsip Dukungan Psikososial: Peserta memahami dasar-dasar dukungan psikososial, termasuk strategi pemulihan psikologis.

Hari Kedua:

– Gender & Disabilitas di Situasi Bencana: Materi ini membahas pentingnya respons yang inklusif dan sensitif terhadap gender dan disabilitas dalam penanggulangan bencana.

– Manajemen Program Psikososial: Peserta memahami konsep manajemen program psikososial, termasuk asesmen dan alat-alat yang digunakan dalam intervensi.

– Simulasi Selfcare & Management Mental Health Relawan: Materi ini menekankan pentingnya perawatan diri dan kesehatan mental relawan.

– Review Materi dan Penutupan: Peserta diberikan kesempatan untuk memberikan feedback terkait kegiatan pelatihan yang telah berlangsung dan mendiskusikan kembali materi yang telah dipelajari sebelum kegiatan ditutup.

Menghadapi Tantangan Bencana dengan Dukungan Psikososial

Keterlibatan PWNA D.I. Yogyakarta dalam TOF Psychosocial adalah langkah penting dalam menjawab tantangan bencana alam dan situasi krisis. Dukungan psikososial adalah salah satu komponen kunci dalam membantu individu dan masyarakat pulih dan menghadapi masa depan dengan lebih baik.

Melalui pelatihan ini, perwakilan Nasyiatul ‘Aisyiyah D.I. Yogyakarta, yang diwakili oleh Rheviana Dian Miranti, S.Pd., M.A., dan Zubaida Rohmawati, S.Kep., Ns., MPH., telah memperoleh keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi agen perubahan yang efektif dalam kesiapsiagaan bencana. Mereka siap untuk menjalankan peran mereka sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah dalam menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul, salah satunya dalam menghadapi dan menangani kebencanaan.

Integrasi visi dan misi Nasyiatul ‘Aisyiyah dalam kegiatan seperti ini menegaskan keseriusan organisasi ini dalam menciptakan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya melalui pemberdayaan perempuan, dakwah Islam, dan kontribusi positif pada perjuangan Muhammadiyah.

Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi pemimpin dalam aspek agama, tetapi juga menjadi fasilitator psikososial yang memiliki ciri khas spiritualitas Islam yang dapat berperan penting dalam pembangunan masyarakat yang lebih kuat dan tangguh di masa depan melalui dukungan psikologis dan dukungan sosial. Semoga pelatihan ini menjadi bekal untuk berkontribusi pada penanggulangan bencana dan pengembangan masyarakat yang lebih tangguh. (Zubaida Rohmawati)

Dokumentasi

  1. Simulasi : Adaptasi dan Koordinasi Antar Anggota Relawan Psikososial

  1. Pelatihan Peningkatan Ketangguhan Relawan Psikososial dalam Menghadapi Dinamika Bencana : Situasi Panik Bencana, Koordinasi lintas poskor, Gotong Royong, dan Strategi Pertahanan

  1. Simulasi : Penyusunan Perencanaan Program Intervensi Psikososial

  1. Pemberian Materi  oleh Narasumber

 

 

Exit mobile version