Yogyakarta – Musyawarah Daerah (Musyda) Pimpinan Daerah Nasyiyatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kota Yogyakarta sukses digelar pada Ahad, 18 Juni 2023. Acara tersebut dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 2 Yogyakarta dengan mengangkat tema “Membentangkan Peran Advokasi dan Dakwah Perempuan Muda untuk Kota Yogyakarta yang Berkeadaban”.
Agenda penting pada Musyda kali ini diantaranya :
- Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban PDNA Kota Yogyakarta
- Pemilihan PDNA Kota Yogyakarta
- Pembahasan materi, rekomendasi, dan isu strategis PDNA
- Pemaparan materi sidang komisi Musyda
Musyda PDNA Kota Yogyakarta memutuskan Miftahul Ajri, S.P., M.Sc. dan Nafisah Rahimi, S. Pd. sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Umum PDNA Kota Yogyakarta periode 2022-2026. Selain itu, dalam acara tersebut melahirkan rekomendasi-rekomendasi bagi PDNA Kota Yogyakarta yang akan dipublikasikan pada Tanfidz Musyawarah Daerah Nasyiatul Aisyiah Kota Yogyakarta 2023.
Nur Khorifah, S.Ang. selaku ketua Umum PCNA Danurejan, Rina Lusiana Ariyati, M. Pd. selaku Ketua Umum PDNA Kota Yogyakarta, Syahdara Anisa Makruf, M. Pd. I. selaku ketua umum PWNA DIY, Noviar Handy Al Faani, S.E. Akt. Mewakili PDM Kota Yogyakarta, Siti Nurjanah selaku anggota DPRD sekaligus demisioner PWA DIY serta Ir, Ahmad Syauqi Soeratno, MM. turut hadir dalam acara tersebut.
Menariknya, acara yang digelar 4 tahun sekali ini mengangkat isu yang sangat penting bagi perempuan. “Musyda PDNA kami buat agar sedemikian rupa sehingga ramah untuk Ibu hamil, ramah anak-anak dan ramah perempuan yang berkarir. Hal tersebut merupakan pertimbangan yang kami prioritaskan agar partisipasi kader Nasyiah yang memiliki komposisi beragam dapat maksimal,” ujar Ella Yussy selaku koordinator acara tersebut.
Kader Nasyiah merupakan perempuan muda dengan rentang usia 17 s.d. 40 tahun ehingga mempertimbangkan segala kemungkinan untuk mengoptimalkan partisipasi merupakan hal penting disadari sejak awal. “Akses, fasilitas, dan juga waktu dalam menjalankan kegiatan juga fokus pada hal ini. Adanya educare selama Musyda berlangsung juga untuk memberikan hak anak-anak dari para kader Nasyiah untuk tetap bergembira,” tambahnya.


Berikut adalah rangkaian acara dalam rangka menyemarakkan Musyda PDNA Kota Yogyakarta :
- Albirru Awards
- International Reels Competition
- Jurnal Perempuan Berkemajuan
Pada saat acara Musyda berlangsung juga diramaikan dengan berbagai macam fasilitas dan kegiatan menarik diantaranya :
- Talkshow
- Lomba Mewarnai
- Bazzar
- Kisah Tauladan untuk Anak-Anak
- Educare
- Pashmina
Ella menyampaikan, “Bazar dilaksanakan untuk mengakomodasi pelaku UMKM agar dapat berpartisipasi dalam serangkaian Musyda Nasyiah 2023. Berkisah Islami dan mewarnai dilaksanakan untuk mengakomodir kegiatan bagi anak-anak dalam semarak Musyda Nasyiah 2023. Mengingat apabila kita berbicara terkait Nasyiatul Aisyiyah maka yang terlibat tidak hanya kader Nasyiah sendiri namun juga ada anak-anak.”
Selain itu, Pashmina adalah Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah yang merupakan inovasi dari Nasyiatul Aisyiyah di seluruh Indonesia untuk melakukan Pelayanan Kesehatan di berbagai kegiatan internal Nasyiah atau eksternal. Ini adalah sebuah kontribusi dalam menjangkau lebih banyak pelayanan Kesehatan yang dapat diberikan seluas-luasnya.
Terdapat berbagai rekomendasi yang muncul pada Musyda kali ini, mulai dari PDM Kota Jogja, PDA Kota Jogja, PWNA DIY, Syauqi Suratno selaku calon DPD RI dari Muhammadiyah, PCNA dan PRNA Se-Yogyakarta, yang menjadi kunci dalam rekomendasi PDNA Kota Yogyakata periode selanjutnya adalah membawa semangat kolaboratif yang pro-aktif dan produktif serta berkelanjutan.
“PDNA Kota Yogyakarta insyaAllah akan diisi oleh pimpinan yang muda dan berintegritas sehingga sangat optimis sekali dengan program, inovasi dan Gerakan Nasyiah yang semakin responsif terhadap permasalahan sekitar,” pungkas Ella dalam sesi wawancara. (roy)
