Pelatihan Cloud Computing AWS Technology Nasyiatul Aisyiyah se-DIY

pelatihan cloud

Pelatihan Cloud Computing AWS Technology dilaksanakan di Universitas Ahmad Dahlan Kampus 1 pada hari Sabtu 30 September 2023. Pelatihan ini dihadiri oleh kader Nasyiah, IMM, dan IPM se-Daerah Istimewa Yogyakarta sejumlah 60 orang. Turut hadir serta memberikan sambutan yakni Yunda Syahdara Anisa Makruf selaku Ketua Umum Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah DIY, Yunda Nur Ika Pudjiastuti selaku Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah DIY, Bapak Zainal Abidin selaku Ketua Sagasitas Indonesia. Turut hadir juga Ayahanda Phil Ahmad Norma Permata dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk memberikan motivasi kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Yunda Nur Ika Pudjiastuti mengucapkan terimakasih pada sagasitas yang telah memberikan kesempatan untuk bekerjasama dengan PWNA dalam bidang teknologi digital. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kader nasyiah yang sebagian besar berprofesi sebagai pendidik baik di tingkat TK sampai perguruan tinggi. Harapannya kader Nasyiah bisa mengikuti pelatihan Cloud Computing sampai akhir karena kesempatan ini tidak datang dua kali. Beliau menjelaskan, tidak semua orang memiliki kesempatan dan waktu untuk mengikuti kegiatan ini sehingga harus kita manfaatkan dengan baik. Sambutan diakhiri dengan pembukaan kegiatan pelatihan cloud computing

Sambutan kedua disampaikan oleh Bapak Zainal Abidin selaku Ketua Sagasitas Indonesia. Beliau menjelaskan bahwa pelatihan AWS ini sudah dilakukan dengan beberapa Pimpinan Wilayah aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah di Indonesia. Beliau menegaskan bahwa perempuan juga harus berdaya di bidang teknologi, belajar robotic, cloud voice dan perangkat lainnya untuk kemajuan pembelajaran. Yayasan sagasitas Indonesia merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan karakter, keilmuan, dan kompetensi siswa Indonesia melalui pembelajaran dan kewirausahaan. Selama 3 tahun sudah menjangkau lebih dari 200.000 murid di 500 sekolah (SMP, SMA, MA, SMK, SLB, dan Pondok Pesantren). Tujuan program ini adalah untuk mengenalkan teknologi terkini khususnya cloud computing pada siswa dan guru. Harapannya Nasyiah di seluruh Indonesia bisa menguasai teknologi dan kerjasama dapat terus terjalin. Pada bulan Desember nanti Yayasan Sagasitas akan menggelar awarding bagi yang mengikuti pelatihan Cloud Computing. Nasyiah DIY diharapkan dapat menampilkan karya sebagai hasil dari pelatihan Cloud Computing tersebut.

pelatihan cloud computing

Motivasi dari Ayahanda PP Muhammadiyah Bapak Phil Ahmad Norma Permata, mengajarkan untuk lebih mengenal dunia digital sehingga kita harus siap mengikuti dan familiar dengan perkembangan teknologi saat ini. Diperkirakan 10-15 tahun kedepan akan banyak bidang pekerjaan yang dilakukan oleh robot, berbagai aktivitas sehari-hari akan berbasis networking. Contohnya kita menggunakan gdrive, kita bisa mengakses berbagai data di manapun tanpa perlu membawa laptop/computer. Bersyukur sagasitas dapat memfasilitasi nasyiah untuk lebih familiar dengan dunia digital, harapannya pelatihan ini dapat bermanfaat bagi kader nasyiah dan masyarakat luas.

Materi yang disampaikan diantaranya cloud computing dasar berupa review game, pendaftaran aws skill builder, tutorial penggunaan aws, cyber security, tips aman dalam dunia digital dan membuat website. Dalam pelatihan tersebut juga disampaikan bahwa wifi terbuka kurang bagus untuk dipakai karena dapat memantau aktivitas kita ketika menggunakan internet.

Dampak negative serangan cyber diantaranya: penipuan online; pemalsuan data/pencurian identitas; pencurian uang elektronik; akses tidak diinginkan; rahasia negara terancam; kepercayaan public menurun; spionase negara. Tips aman dalam dunia digital: menerapkan MFA pada akun (memasukkan pin/kode otp); mengganti password secara berkala; menggunakan software digital; gunakan koneksi internet dan protokol yang aman; jangan membuka link yang mencurigakan; jangan membuka email yang mencurigakan; tidak membagikan data pribadi pada public.

Sambutan penutup disampaikan Yunda Syahdara Anisa Makruf, menyampaikan bahwa sebagai Perempuan muda harus adaptif terhadap perkembangan zaman yang menyadarkan bahwa Perempuan sebagai subjek perubahan. Perempuan harus andil dalam kehidupan sosial melalui teknologi sehingga harapannya strategi dakwah kita menjadi efektif, efisien, jangan sampai monoton, dan harus selalu dinamis.

Acara diakhiri dengan testimoni peserta dari PCNA Pengasih, Yunda Latifah Dewi Purwitasari. Ia menyampaikan apresiasi terhadap PWNA DIY yang sudah mengadakan pelatihan ini karena selama ini selalu muncul stigma bahwa perempuan tidak layak untuk menguasai bidang teknologi, dengan adanya pelatihan ini kita dapat mematahkan stigma tersebut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top