Seminar ini diselenggarakan oleh UNU Yogyakarta melalui Prodi Islam Interdisipliner dan Center for GEDSI UNU Yogyakarta bekerja sama dengan PBNU dan Zayed Award for Human Fraternity. Seminar ini mengangkat isu tentang isu-isu lingkungan hidup terkini yang dihadiri oleh dosen, mahasiswa UNU, warga NU, majelis-majelis agama serta organisasi lintas iman dan kepercayaan.
keynote speech HE. Mama Shamsa Abu Bakar merupakan penerima penghargaan ZAHF 2023 berbicara tentang isu lingkungan (climate change) dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya faktor pendidikan, sosial dan ekonomi serta berbicara tentang pemuda(young people) dimana mereka adalah agen perubahan yang memiliki peran aktif dalam menjaga lingkungan.
Narasumber yang tak kalah menarik, yaitu 1. Muhyiddin Basroni, Lc., MA merupakan dosen prodi Islam Interdispliner UNU Yogya dengan pembahasan salah satunya tentang isu lingkungan dan agama secara global. 2. KH. Ulil Abshar Abdalla merupakan Ketua PBNU membahas tentang peran berbagai agama dalam pelestarian lingkungan. 3. Sr Marina Nur Trisna, CB merupakan inisiator dan pengelola Berkah Bumi Blembem sharing mengenai pengalaman bagaimana Berkah Bumi Blembem dalam melestarikan lingkungan. Dimana dalam melestarikan lingkungan berbagai kalangan masyarakat ikut serta berperan aktif, menanamkan kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan sejak dini. 4. I Gusti Agung Made Wardana, S.H., LL.M., Ph.D (Departemen Lingkungan Hidup, Fakultas Hukum, UGM) yang berbicara mengenai regulasi tentang isu lingkungan didunia dan di Indonersia serta sedikit memaparkan tentang hasil-hasil riset isu lingkungan dan agama di Indonesia yang dapat dikaitkan dengan hukum lingkungan(environment right).
Seminar ditutup dengan sesi penanaman pohon secara simbolis oleh berbagai perwakilan organisasi masyakat lintas agama dan kepercayaan. (Winda, Depkelsing)
