Komisi Informasi Daerah DIY bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum Provinsi DIY dalam rangka memperingati hari Keterbukaan Informasi Nasional menggelar diskusi bersama yang dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Mei 2023. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut diantaranya Komisi Pemilihan Umum se-DIY, Badan Pengawas Pemilu se-DIY, Panitia Pemilihan Kecamatan di seluruh kabupaten di DIY, dan perwakilan dari organisasi masyarakat. PWNA DIY turut hadir dalam diskusi tersebut dengan diwakilkan oleh Yunda Rheviana Dian Miranti.
Kegiatan diskusi ini menghadirkan 2 narasumber. Narasumber pertama yaitu Bapak Moh. Hasyim selaku Ketua KID DIY yang membahas mengenai standar layanan dan penyelesaian sengketa informasi pemilu. Dalam paparannya, beliau menjelaskan informasi pemilu merupakan informan yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, atau diterima oleh penyelenggara pemilihan umum dalam rangka tahapan penyelenggaraan pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sehingga keterbukaan informasi dalam pemilu sangat penting karena sebagai sarana pengoptimalan penanganan public terhadap penyelenggaraan pemilu dan juga mayarakat mempunyai hak untuk mengetahui jalannya pemilu. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan pelajaran dan pengelolaan informasi pemilu secara cepat dan tepat waktu.


Narasumber kedua yaitu Bapak Ahmad Shidqi selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM yang menyampaikan strategi keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan pemilu. Dalam pemaparannya beliau menjelaskan pemilu tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Strategi keterbukaan informasi ini berlandaskan pada UU nomor 14 tahun 2008, PP nomor 61 tahun 2010, dan UU nomor 7 tahun 2017 mengenai digitalisasi dan inovasi.
Kegiatan tersebut dikuti oleh peserta secara hybrid sebagian mengikuti via zoom meeting dan sebagian hadir di Gedung Diskominfo DIY. Setelah kedua narasumber menyampaikan materi dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, kemudian diakhiri dengan foto bersama baik yang hadir secara luring maupun daring.
